Di balik setiap momen yang diabadikan, terdapat sebuah ikatan—tulus, mendalam, dan tak tergantikan. Mereka adalah orang-orang yang telah menemani Elijah melalui berbagai musim, baik saat langit tenang maupun saat badai melanda. Kehadiran mereka berbicara tanpa kata-kata.



Elijah Gilead’s ex-Girlfriend.
| Date of Birth | October 19, 1998 |
|---|---|
| Nationality | French-Indonesian |
| Current City | Jakarta (moved from Marseille in 2019) |
| Profession | Fashion Curator |
Selene Marais adalah seorang kreator Prancis-Indonesia yang memadukan keanggunan yang tenang dengan intuisi yang tajam. Lahir di Marseille dari Ayah Prancis (seorang sinematografer) dan Ibu Indonesia (seorang pengrajin tekstil dari Yogyakarta), Selene tumbuh di tengah seni, cahaya, dan sentuhan.
Sebagai seorang Libra, Selene adalah sosok yang tenang namun jeli, puitis namun presisi—ia lebih banyak mengamati daripada berbicara, namun ketika ia berbicara, orang-orang mendengarkan. Ia memiliki mata yang tajam dalam menangkap suasana dan gerakan, yang membawanya ke dunia kurasi mode.
Sejak pindah ke Jakarta pada 2019, ia bekerja sama dengan rumah mode boutique dan majalah independen untuk merancang narasi editorial, mengarahkan lookbook, dan mengkurasi konsep kampanye. Kemampuannya untuk menyeimbangkan emosi tersembunyi dengan konsep visual yang mencolok membuatnya sangat dicari di balik layar.
Di waktu luang, Selene menikmati pagi yang tenang dengan teh herbal, memotret dengan film, dan merawat koleksi tanaman indoor-nya. Dia juga dikenal karena menjaga jurnal tulisan tangan yang dipenuhi dengan palet warna, potongan puisi, dan sketsa bayangan.
Elijah sering menggambarkannya sebagai “the calm in his chaos.”



Elijah Gilead’s Bestfriend.
| Date of Birth | August 8, 1995 |
|---|---|
| Nationality | Indonesian |
| Current City | Jakarta |
| Profession | Strategic Consultant & Cultural Researcher |
Sadam Bhanu Dewandaru adalah tipe pria yang berbicara dengan lembut namun mampu memikat seisi ruangan dengan kehadirannya. Lahir di Yogyakarta pada 8 Agustus 1995, Sadam memiliki nama yang berakar pada makna Jawa yang dalam, “Dewandaru”, sebuah pohon mitos yang diyakini membawa kedamaian dan perlindungan. Energi yang sama mengiringinya: teguh, bijaksana melebihi usianya, dan sangat intuitif.
Sebagai seorang Leo dengan ketenangan Virgo, Sadam menyeimbangkan intensitas dengan kecerdasan. Saat ini ia bekerja sebagai konsultan strategis dan peneliti budaya, spesialis dalam inovasi lintas sektor dan pemikiran desain berbasis warisan. Latar belakangnya dalam ilmu politik dan antropologi memberinya sudut pandang unik, baik saat memberikan nasihat untuk proyek pengembangan kota maupun mengkurasi narasi lokal untuk kampanye global.
Dikenal karena energinya yang tenang, Sadam berkembang di ruang-ruang yang tenang dan kompleks—residensi seni, lingkaran kebijakan, atau ruang arsip—di mana wawasan tumbuh dalam keheningan. Namun, ia juga tidak asing dengan pekerjaan yang berhadapan dengan publik: ia telah memberikan presentasi tentang identitas dan pembangunan masa depan budaya di panel-panel di seluruh Asia Tenggara.
Di luar pekerjaan, Sadam adalah penggemar vinyl jazz, kopi single-origin, dan surat tulisan tangan. Ia memiliki ritual pribadi berjalan tanpa tujuan setiap pagi Minggu, percaya bahwa “jawaban sering datang dalam keheningan.”
Ia bertemu Elijah melalui sebuah event kreatif pada tahun 2020, dan meskipun dunia mereka berbeda, ada sesuatu dalam ritme mereka yang selaras.